Friday, February 1, 2019

Penyebab dan Ciri Penyakit Usus Buntu

Baru-baru ini salah seorang kerabat dekat saya harus dioperasi karena terkena penyakit usus buntu yang menurut saya lumayan serem, melihat 'penderitaan' sebelum, pada saat operasi dan pasca operasi akibat usus buntu. Maka dari itu kali ini saya akan mengajak Anda untuk mengenal lebih dekat tentang penyakit usus buntu ini.

Usus buntu atau sekum dalam bahasa Latin disebut Appendix vermiformis, dalam istilah anatomi dijelaskan sebagai suatu kantung yang terhubung pada usus penyerapan serta bagian kolon menanjak dari usus besar. Organ ini ditemukan pada mamalia, burung serta beberapa jenis reptil yang pada awalnya dianggap sebagai organ tambahan yang tidak mempunyai fungsi. Tetapi saat ini diketahui bahwa fungsi apendiks adalah sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (kekebalan tubuh) yang memiliki/berisi kelenjar limfoid.

 
Penyakit Usus Buntu
Appendicitis merupakan nama penyakit yang menyerang usus buntu. Appendicitis terjadi ketika appendix atau usus buntu telah meradang dan membuatnya rentan pecah, maka hal ini termasuk darurat medis serius. Maka perlu dilakukan Operasi  untuk penyembuhannya. Usus buntu menyebabkan rasa yang sangat nyeri di perut, biasanya di sebelah kanan. Jika peradangan semakin berat, umbai usus buntu itu dapat pecah dan menyebabkan isi usus menyebar ke seluruh perut bagian bawah. Kejadian ini disebut dengan radang selaput perut.

Penyebab Penyakit Usus Buntu :
  • Infeksi yang disebabkan oleh bakteri,
  • Penyumbatan atau obstruksi yang terjadi pada lapisan saluran (lumen) appendiks yang diakibatkan oleh timbunan tinja atau feces (fekalit)
  • Hyperplasia (pembesaran) yang terjadi pada jaringan limfoid.
  • Penyakit cacing, parasit, benda asing dalam tubuh
  • Kanker primer dans triktur
  • Makan cabe bersama bijinya ataupun makan jambu klutuk bersama bijinya, dapat pula menyebabkan penyakit usus buntu. Hal ini di karenakan biji buah tersebut tidak dapat di cerna dengan baik dan masuk ke dalam saluran appendiks sebagai benda asing
Akan tetapi umumnya kasus penyakit usus buntu biasanya terjadi karena penyumbatan tinja/faces terdapat bakteri Escherichia Coli, bakteri inilah yang kemudian menginfeksi dan menjadi penyebab terjadinya usus buntu.


Gejala Usus Buntu
  • Sakit perut, terutama dimulai di sekitar pusar dan bergerak ke samping kanan bawah.
  • Nyeri pada perut dan lama kelamaan kondisinya akan memburuk
  • Nafsu makan menurun.
  • Mual dan muntah.
  • Diare, konstipasi (sembelit ), atau sering buang angin.
  • Demam rendah setelah gejala lain muncul.
  • Perut bengkak / kembung
  • Kram pada perut.
  • Perut bagian bawah terasa sakti sewaktu ditekan
  • Sakitnya semakin terasa dari hari ke hari
  • Sakitnya tidak tertahankan dan menjalar sampai telapak kaki kanan
  • Saat batuk, berjalan, bergerak bersin serta bernafas perut akan terasa sakit.
  • Beberapa diantaranya mengalami kesulitan bernapas, ketika bernapas dan melepaskan tekanan udara dari perut. Perut terasa sakit seperti tertahan.

"One of the greatest diseases is to be nobody to anybody." - Mother Teresa

"Broken heart is disease with no medicine to cure, just need time and more time." - Wahyuni

Nah demikianlah sedikit informasi mengenai penyakit usus buntu, penyebab dan gejala-gejalanya. Mudah-mudahan informasi diatas berguna untuk Anda. Bila Anda mengalami gejala di atas ada ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar lebih yakin mengenai penyakit yang Anda derita.

No comments:

Post a Comment